You are here: Home // Article // Success Story Alumni Mahasiswa

Success Story Alumni Mahasiswa

Saat saya pertama kali masuk ke bangku kuliah, harapan saya setelah lulus mungkin sama dengan harapan teman-teman saya lainnya yaitu bisa mendapatkan kerja. Syukur-syukur bisa diterima di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia ini. Berbekal ijazah dan sedikit kemampuan di luar akademik, saya beranikan melamar kerja ke beberapa perusahaan. Dalam 3 bulan pertama setelah lulus, saya belum juga mendapatkan pekerjaan yang tentu saja membuat stres. Belum lagi orang tua selalu menanyakan bagaimana hasil wawancara ini itu yang saya lakukan. Tentu semakin menambah beban.

Karena tidak ada hasil saya akhirnya pulang kampung. Sebelum pulang saya sempat ditawari salah satu teman saya untuk berbisnis pulsa yang saat itu sedang marak. Akhirnya saat di rumah saya sampaikan niat saya itu kepada orang tua saya. Orang tua saya sampai menangis melihat anaknya yang dibiayai kuliah mahal hanya akan berjualan pulsa.

Tapi bagi saya, apapun pekerjaannya asalkan halal maka tidak ada masalah. Jadilah saya menjadi distributor pulsa elektrik dari perusahaan di Surabaya. Kemudian produknya saya tawarkan di kota saya Kediri dari pagi sampai sore. Berpanas-panas di tengah jalan menaiki motor mengunjungi setiap agen pulsa elektrik. Tapi selama seminggu berkeliling itu saya hanya mendapat 1 agen!. Kecewa? jelas, tapi saya punya ide untuk membuat website untuk mencari agen penjual pulsa. Apalagi saya juga memiliki sedikit kemampuan membuat website sederhana.

Maka jadilah 1 website yang akhirnya mengawali kisah saya di internet. Alhamdulillah dari website tersebut saya bisa mendapatkan penghasilan yang cukup besar saat itu. Agen yang saya miliki saat itu mencapai 5000 orang yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Dari situlah saya menjadi semakin tertarik dengan bisnis melalui internet.

Suatu saat saya dikenalkan oleh teman saya dengan Google Adsense. Program periklanan ini dimiliki oleh Google dan merupakan program periklanan terbesar di dunia. Dari sini saya mulai belajar membuat web lagi yang memang saya tujukan untuk mengikuti Google Adsense. Apalagi bisnis pulsa juga mulai stagnan tidak ada kemajuan. Maka jadilah saya membuat website dengan topik-topik yang menarik agar banyak dikunjungi orang.

Pada 3 bulan pertama saya tidak mendapat apa-apa, rasanya hampir putus asa karena merasa sia-sia waktu yang saya korbankan. Hingga akhirnya saya mendapatkan cek dari Google Adsense sebesar $200. Cek itu akhirnya cair dan saya belikan sebuah laptop sebagai kenang-kenangan hehehe…

Sejak saat itu saya mengembangkan beberapa web lain. Sambil belajar Search Engine Optimation dan optimasi website, saya juga mencoba membuat toko online untuk berjualan kaos. Hingga saat ini saya memiliki 10 website aktif dengan penghasilan perbulan $3000-$4000. Cukup besar bukan untuk pekerja seumuran saya yang baru 27 tahun.

Jika saya sebelumnya diterima kerja di perusahaan yang dulu saya lamar, mungkin ceritanya sudah lain. Paling banter saya saat ini masih staf di perusahaan itu hehehe.. Karena itulah saya selalu bersyukur saya belum pernah diterima kerja di perusahaan manapun seumur hidup saya.

Sebagai ringkasan ada beberapa hal yang bisa kita ambil dari cerita saya diatas.

Jangan mengunci pikiran kita untuk menjadi karyawan setelah lulus kuliah. Karena kita akan mengunci potensi dari diri kita yang sebenarnya sangat cemerlang. Kita bisa menjadi siswa terbodoh di kelas, tapi kita mungkin bisa lebih sukses daripada teman-teman kita yang pandai.
Jangan malu untuk bekerja yang halal. Terkadang kita malu menjadi penjual donat, penjual pulsa, penyapu jalan, pembantu, tukang cuci karena menganggap itu adalah pekerjaan rendahan. Kita selalu mengharapkan pekerjaan di kantor yang bersih dan elegan agar tidak malu kalau ditanya teman kita. Apakah status dan pengakuan orang lain akan membuat kita sukses? TIDAK. Maka malulah pada diri sendiri kalau sampai sekarang anda masih menganggur.
Belajarlah hal-hal yang tidak diajarkan dalam kuliah. Sesuaikan dengan minat dan bakat anda sendiri. Jika anda pandai berbicara, anda bisa mengembangkan diri menjadi MC atau Humas kelak. Jika anda pandai otak-atik script, anda bisa mengembangkannya menjadi Software House atau Programer nantinya. Dan masih banyak potensi yang bisa anda kembangkan. Dari pengembangan potensi ini, anda tidak akan takut nantinya jika tidak diterima kerja di perusahan-perusahaan
Jika anda terpaksa menjadi pengangguran, jangan hanya diam. Tapi tetap gunakan kemampuan anda untuk membuka usaha. Diakui atau tidak, kita harus berebut lowongan kerja dengan puluhan ribu orang. Kalau anda tidak memiliki kelebihan, maka bersiaplah jadi pengusaha.
Bacalah kisah-kisah sukses para entrepreneur. Meskipun tidak bisa seperti mereka tapi contohlah semangat dan keyakinan mereka saat memulai bisnis.
Mengutip pesan dari Bapak Mario Teguh :

Semakin cepat kita mencoba, semakin cepat kita salah, semakin kita cepat memperbaiki diri untuk berhasil

Terkadang kita takut melangkah karena takut salah. Padahal kita belum tahu apakah langkah yang kita ambil itu benar atau salah, sebelum kita melakukannya. Karena lebih cepat kita tahu kalau kita salah, maka akan semakin cepat kita menuju keberhasilan

Maka segeralah melangkah untuk merubah nasib anda. Siapa yang akan menjadikan anda sukses kalau bukan anda sendiri.

Diatas adalah kisah sukses dari Alumni IT Telkom angkatan 2001 yang bergerak pada bidang SEO

Diatas adalah kisah sukses dari Alumni IT Telkom angkatan 2001 yang bergerak pada bidang SEO.

Leave a Reply

Copyright © 2009 by eLriv